Puisi

Kumpulan Puisi Sari Yovita

Kembali Tak Semudah Pergi

Kekasih,
Jangan kamu tangisi sesalmu
Karena kamu pernah menjadi terang
Untuk aku, Yang menyukai gelap.

Kekasih,
Tak seharusnya kamu menyapa diriku
Bukankah kata kita
Sudah kamu tiadakan tanpa kasihan.

Jangan kamu risaukan aku
Yang tak ada artinya di matamu
Meski segudang cinta pernah kuberikan
Tanpa harus kamu upahi dengan apapun

Baca Juga :   Kumpulan Puisi Afrianna

Semenjak kamu pergi
Aku belajar menerima kehilangan dengan terpaksa
Berserah diri dalam realita.

Kamupun tak pernah tahu
Betapa hancurrya aku
Saat kamu memenangkan perpisahan
Tanpa berpikir panjang.

Aku berpetualang menjelajahi sosok lain
Menceritakan retaknya paruh jiwaku
Tulang belulangku terkuras ditengah perjalanan
Kejam, terjal dan aku hampir tersandung,
Di kandang kenang yang tak tenang.

Baca Juga :   Hidup Ini Sekeras Batu

Di atas samudra berbadai,
Aku diombang ambingkan seperti kambing
Aku bertahan di sana!
Tanpa berniat melarikan diri
Demi kenyamanan baru di perahu yang lain

Hingga aku menepi dengan teliti
Membuang semua pelik yang mencekik
Kutenggelamkan bersama geloranya, Debur ombak!

Aku kembali,
Menemukan jati diri yang sempat hilang
Menahan gejolak rasa buta
Memahami kepahitan dari manisnya harap
Melupa lelap dilahap total

Baca Juga :   Terjaga Antologi Puisi Lidwina Rusmawati

Mengertilah,
Jika rasa sesal merasukimu
Tak perlu kamu salahkan dirimu
Renungkan berulang bahwa,
Kembali tak semudah pergi.

Baca Juga Pilkada dan Jebakan “Money Politics”

1 2 3 4Laman berikutnya

Artikel Terkait

Satu komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button