Opini

Justifikasi dan Kritik

Dr. Felix Baghi (Dosen Filsafat Ledalero)

Banera.id Sejak awal, filsafat politik sudah sibuk dengan persoalan prinsip-prinsip suatu legitimasi. Namun, seringkali pendekatan metodologis untuk hal ini selalu kontroversial. Kontroversi yang paling menonjol adalah perbenturan titik tolak, yaitu antara yang ideal-teoretis dan yang praktis-pragmatis.

Yang pertama berpatok pada metode konstruksi rasional dengan pertanyaan fundamental adalah bagaimana abstraksi rasional tentang prinsip-prinsip rasional politis memiliki dampak praksis bagi kehidupan kita?
Sedangkan, yang kedua, mengandalkan konteks realitas sambil menolak konsep-konsep yang normatif dan komprehensif. Realitas “hic et nunc” berbicara lebih meyakinkan ketimbang dunia idea.

Baca Juga :   Eksklusivisme Agama di tengah Pandemi Covid 19

Bagaimanapun, dua kontroversi itu menimbulkan persoalan filosofis yang serius, khusus ketika kita harus bergulat dengan kemungkinan prinsip-prinsip universal, kekuatan rasionalitas, norma-norma yang historis, relasi antara moral dan politik, etika dan hidup nyata, dan lebih khusus lagi berkenaan dengan peranan kritis dan fungsi filsafat. Kontroversi ini tetap meninggalkan sebuah ruang terbuka.

Baca Juga :   Lembata Menangis

Baca Juga : Kegetiran Seorang Mantan Frater
Baca Juga : Pandemi dan Elitisme

Pada tahun 2011, Reiner Forst, filsuf politik kontemporer generasi ke-4 dari sekolah Frankfurth, menulis sebuah karya cemerlang “Kritik der Rechtfertigungsversh√§ltnisse” yang tiga tahun sesudahnya, karya ini dipublikasi dalam edisi bahasa Inggris oleh Polity Press dengan judul “Justification and Critique”. Sejatinya karya ini ditulis untuk Jurgen Habermas. Forst membuat proposal untuk menghindari kontroversi di atas dengan mempersoalkan aturan Justifikasi politik lalu memberi reaksi baliknya. Pertanyaannya: siapa yang mempersoalkan dan siapa pula yang mempunyai otoritas untuk memberi jawaban?

Baca Juga :   Menolak Lupa Destinasi Pariwisata yang lain di NTT
1 2 3Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button