Puisi

Galeri Rindu Antologi Puisi Agus Widiey

Di sana, masih tertera

senyummu yang menyala

menerangi setiap gelapnya luka

serupa purnama di langit daksina

lalu pendar dibawa udara

Agus Widiey
Pada sebuah galeri itu
tersimpan senyum terakhirmu
sebelum kepergian demi kepergian
membawaku ke jalan kesedihan

Disana masih tertera
senyummu yang menyala
menerangi setiap gelapnya luka
serupa purnama di langit daksina
lalu pendar dibawa udara

Disana pula, rindu lebih abadi
sebagai kenangan paling kunanti.
(Sumenep, 2021)

Baca Juga :   Kembang Api Perjumpaan Antologi Puisi Yohan Matabuana
1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button