cerpenSastra

CINTA VIRGINIA

Namanya Virginia. Dara ayu yang cantik parasnya itu begitu berambisi untuk mendapatkan cinta dari Endro. Sejak pertama berkenalan, Virginia sudah menaruh hati pada Endo hingga segala cara ia lakukan demi mendapatkan cinta Endro.

Baca Juga : Food Estate dan Budaya Berkerumun
Baca Juga : Fragen Jingga Antologi Puisi Venansius Patrick Padu

Ditemani secangkir kopi pahit, gadis cantik ini merenung di balkon lantai 3 kos-kosan tempat ia tinggal. Sambil berselancar di beranda facebooknya, ia melihat Endro membagikan foto-foto dirinya. “Dia tampan sekali” batin Virginia. Ia mencoba menghubungi lelaki itu lewat personal chat hingga percakapan mereka berujung pada ajakan Endro untuk menemui Virginia. Gadis polos itu melonjak kegirangan mendapat tawaran dari lelaki yang didambakannya itu.

Baca Juga :   Bangku-Bangku di Gereja

Baca Juga : Puisi Lelaki Senja
Baca Juga : Doamu Mantra Pelindung Antologi Puisi Veer Lado

 “Tunggu aku”, Pesan singkat dari Endro. Virginia menunggu lelaki itu di stasiun kereta. Ia begitu kesal karena Endro belum jua datang menjemputnya. Sempat terbersit dipikirannya untuk pulang tetapi karena perasaannya, ia memutuskan untuk tetap duduk meski lama menunggu. Semua itu virginia lakukan agar ia tidak melukai hatinya sendiri karena asmara yang sedang menimpanya. Lelaki itu muncul di hadapannya. Tampan dan gagah perkasa. Endro membawa Virginia menuju rumahnya. Gadis semester akhir itupun menangis. Seharusnya ia bahagia karena menghabiskan waktu dengan lelaki itu. Namun, ia harus menanggung perih, ketika ia tahu bahwa ciuman dan tetesan peluh di atas ranjang itu hanyalah pelampiasan kesepian Endro. Padahal duda muda anak satu itu baru pertama kali dijumpainya setelah perkenalan singkat di lapak Facebook.

Baca Juga :   Jomblo Itu Bebas

Cileungsi, 26 Juli 2020.

Veer Lado adalah pecinta puisi-puisi pendek atau putiba(puisi tiga bait) hingga puisi-puisinya pun di tulis dengan sederhana. Saat ini menetap di Jakarta.


Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button