Opini

Bunuh Diri dan Peran Keluarga

Oleh : Riko Raden

Di tengah maraknya berita seputar Pilkada dan Virus Corona, ternyata kasus bunuh diri juga menjadi marak dan hangat untuk dibicarakan akhir-akhir ini.

Bunuh diri atau menghabiskan nyawa sendiri adalah fenomena yang kerap terjadi dalam kehidupan masyarakat dewasa ini. Di NTT misalnya, maraknya fenomena bunuh diri dapat dibaca melalui berita yang disajikan oleh media lokal.

Baca Juga Linonella

Berita yang dimuat oleh media FloresEditorial.com pada 07/11/2020 misalnya tentang seorang remaja ditemukan tewas gantung diri dalam kamar rumahnya. Peristiwa bunuh diri ini terjadi di Jawang, desa Golo Kantar, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

Baca Juga :   Bencana Alam Konsekuensi Sikap Skeptis dan Apatis Manusia

Remaja yang berinisial FS nekat gantung diri karena diduga ada masalah sepele dengan orangtuanya. Seperti yang diberitakan oleh media ini bahwa kasus bunuh diri ini belum diketahui secara pasti penyebab korban nekat melakukan tindakan tersebut. Namun sejumlah informasi beredar, hal tersebut diduga lantaran korban ingin pindah sekolah namun tidak direstui oleh kedua orangtuanya.

Baca Juga :   Krisis Iman dalam Kehidupan Beragama Modern
1 2 3 4 5Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button