Puisi

Beberapa Hari Menjelang Akhir Antologi Puisi Yanri Ona

Di perempatan jalan raya kau akan tahu

betapa manisnya menimang nasib yang tak selalu pasti,

Kau akan belajar betapa bermaknanya hati-hati

-YANRI ONA

Beberapa Hari Menjelang Akhir


Semenjak pagi meninggi bersama matahari, tangis itu tak pernah berhenti menghentakan sunyi,
“Untuk apa kau menangisi manusia yang telah mati?”
“Tangisilah dirimu dan segala dosamu, siapa tahu kau akan hidup lebih lama setelah ini,” kata seorang bapak yang tiba-tiba muncul di depan pintu duka.

Baca Juga :   Kita dalam Gelap dan Terang Antologi Puisi Defri Noksi Sae

Maumere, 2021

Baca Juga : Cantik Itu Luka Antologi Puisi Kanis Rade
Baca Juga : Bukan Asu Antologi Puisi Maxi L Sawung

Di Perempatan Jalan Raya

Kendaraan hilir mudik memecah keheningan kota,
Senja perlahan hilang dan tenggelam
bersamaan dengan tetesan kopi terakhir
dan hembusan asap rokok yang mengudara.
Aku duduk di perempatan jalan raya, saat lampu-lampu rumah mulai dinyalakan, lampu-lampu taman mulai hidupkan, dan lampu-lampu kendaraan mulai bercahaya.

Di perempatan jalan raya,
Kau akan tahu betapa beratnya untuk memilih,
Betapa letihnya berjuang

Baca Juga :   Aku Ingin Tahu (Kumpulan Puisi Adel Chaet)

Di perempatan jalan raya kau akan tahu
betapa manisnya menimang nasib yang tak selalu pasti,
Kau akan belajar betapa bermaknanya hati-hati

Di perempatan jalan raya kau akan tahu
betapa pentingnya rambu-rambu untuk setiap pilihan yang hampir pudar,
Kau akan tahu betapa merah selalu memberimu awasan,
Kuning selalu memperingatkanmu
Hijau selalu menjadi orang yang selalu punya cara terbaik untuk Menjarimu pergi dan kembali

Baca Juga :   Kekasih Antologi Puisi Erlin Efrin

Ini cerita di perempatan jalan raya sore tadi,

Maumere, 2020.

Baca Juga : Vita Quaerens Fabulam (Hidup harus dinarasikan)
Baca Juga : Model Politik Eudaimonistik Aristoteles (384/383-322 SM)

Keriting

Mungkin tak semua orang tahu,
mungkin juga tak ada yang mengerti,
keriting bukan tak kelihatan indah
tetapi ada kesenian surga
yang terikat di setiap helai yang terurai.

Maumere, 2020

Yanri Ona adalah seorang Mahasiswa, dilahirkan dan dibesarkan di Maumere. Suka menulis(puisi).

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button